Home » DI Yogyakarta

Candi Barong

EnJ 22 June 2009 DI Yogyakarta 829 views No CommentPrint This Post PRINTEmail This Post EMAIL

candi barongCANDI BARONG diperkirakan dibangun sekitar abad IX-X Masehi. Latar belakang keagamaan candi ini adalah Hindu. Hal ini diketahui dari adanya temuan arca yang diidentifikasikan sebagai Dewi Sri, istri Dewa Wishnu yang merupakan dewi kesuburan, adanya hiasan kerang bersayap (sankha) yang merupakan salah satu simbol (laksana) dewa Wishnu, dan bagian puncak bangunan (kemuncak) yang berbentuk permata (ratna). Bangunan candi ini diperkirakan berfungsi untuk kegiatan pemujaan yang berhubungan dengan permohonan kesuburan. Hal ini mungkin berkaitan dengan kondisi tanah di sekitar candi yang kurang subur, sehingga dengan memuja Dewi Sri diharapkan keadaan tanah akan menjadi subur.

Halaman candi Barong terbagi atas tiga bagian, makin ke belakang makin tinggi. Teras ketiga, paling atas, merupakan halaman yang paling suci. Pada teras tersebut terdapat dua bangunan candi yang mempunyai bentuk dan ukuran hampir sama. Candi pertama berukuran 8,20 m x 8,20 m dengan tinggi 9,25 m, sedang candi kedua berukuran 8,25 m x 8,25 m dengan tinggi 9,25 m. Perbedaan antara keduanya terletak pada ragam hias dan arcanya. Berdasarkan kedua hal tersebut, candi pertama diduga dibangun untuk pemujaan dewa Wishnu, sedangkan candi kedua untuk dewi Sri. Di halaman teras kedua terdapat struktur bangunan berukuran 12,30 m x 7,80 m dan beberapa umpak batu berbentuk segi delapan. Diduga struktur tersebut merupakan pondasi bangunan pendapa dengan atap dari kayu . Sedangkan pada halaman teras pertama tidak ditemukan struktur bangunan.

Secara keseluruhan kompleks candi Barong diduga dibangun dalam dua tahap. Hal ini dapat dilihat dari beberapa indikasi yang ditemukan saat dilakukan pemugaran, antara lain adanya temuan talud pembangunan tahap pertama yang sampai saat ini dapat dilihat disebelah selatan bangunan candi kedua. Pada tahap pertama, pada kompleks ini hanya dibangun satu candi yaitu candi pertama. Pada tahap kedua dilakukan perluasan halaman ketiga ke sisi selatan dan pembangunan candi kedua di selatan candi pertama


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 4.50 out of 5)
Loading ... Loading ...


Artikel Terkait:

  • Candi Ijo
    [ Friday, 7 Aug 2009 - 21 : 08 | 0 comments | 924 views ]
    candi ijo Candi Ijo terletak di atas bukit yang oleh masyarakat setempat disebut Gumuk Ijo, bukit tertinggi di wilayah Prambanan. Ketinggian bukit Ijo 410 m diatas permukaan laut, sedangkan candi Ijo terletak pada ketinggian 357,402 m-395,481 m diatas permukaan air laut. Apabila...
  • Candi Prambanan
    [ Friday, 25 Sep 2009 - 8 : 09 | 0 comments | 1862 views ]
    candi prambanan Peninggalan Hindhu terbesar di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta ini terletak lebih kurang 17 kilometer disebelah timur laut Yogyakarta. Candi Prambanan merupakan komplek percandian dengan candi induk menghadap ke arah timur , dengan bentuk secara keseluruhan menyerupai gunungan...
  • Candi Gebang
    [ Friday, 19 Jun 2009 - 20 : 39 | 0 comments | 1153 views ]
    candi gebang CANDI GEBANG terletak di dusun Gebang, Wedomartani, Ngemplak, Sleman sekitar 11 Km sebelah utara kota Yogyakarta. Nama candi ini diambil dari nama dusun tempat penduduk menemukan Arca Ganesha pada bulan November 1936. Pemugaran candi Gebang itu sendiri dilaksanakan pada tahun 1937...
  • Candi Sewu
    [ Tuesday, 23 Jun 2009 - 19 : 50 | 0 comments | 1281 views ]
    candi sewu CANDI SEWU terletak di dukuh Bener, desa Bugisan, kecamatan Prambanan, kabupaten Klaten, propinsi Jawa Tengah. Dahulu candi ini berada di tengah-tengah pemukiman penduduk yang cukup padat. Yang sekarang sebagian telah dikosongkan untuk lokasi Taman Wisata Candi Borobudur-Prambanan Unit Prambanan. Dengan...
  • Candi Sojiwan
    [ Wednesday, 5 Aug 2009 - 20 : 49 | 0 comments | 2494 views ]
    candi sojiwan CANDI SOJIWAN bentuk bangunannya hanya tampak seperti susunan batu tak beraturan yang siap roboh jika tersentuh. Candi Sojiwan, begitu nama bangunan itu, memang belum seterkenal candi lainnya, meski ia berada tak jauh dari komplek Candi Prambanan. Maklum, pemugarannya hingga kini...




Have your say!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>