Pasar Terapung Banjarmasin
Perjalanan wisata melalui sungai Barito atau sungai Martapura bisa menggunakan perahu motor yang biasa disebut dengan “Klotok”. Untuk perjalanan yang agak jauh bisa menggunakan speedboat.
Jarak dari kota 1 jam perjalanan naik klotok (perahu motor air) dan 15 menit naik kendaraan darat. Pada obyek tersebut dapat dilihat budaya masyarakat Banjar yang menjual sayur mayur dan kue-kue, makanan dan minuman, serta keperluan rumah tangga sehari-hari diatas perahu, dan pembeli dapat membeli dari atas perahu juga, atau dari dermaga-dermaga kecil di rumah-rumah penduduk.
Pasar ini digelar dari jam 05:00 sampai dengan jam 07:00 pagi.
Artikel Terkait:
- Kampung Beting
[ Friday, 13 Mar 2009 - 22 : 24 | 0 comments | 1605 views ]
Kampung Beting “Kampung Beting” adalah sebuah peradaban Kota Pontianak di masa lalu yang masih terjaga kelestariannya hingga kini. Kampung tersebut dibangun diatas sungai, sehingga sampan merupakan sarana penting yang digunakan untuk lalu lintas sehari-hari. Aktivitas perdagangan yang dilakukan oleh masyarakat juga... - Wisata Kota Banjarmasin (1): Mencucuk Kue di Pasar Terapung
[ Thursday, 1 Oct 2009 - 13 : 32 | 0 comments | 1464 views ]
Pasar Terapung di tengah Sungai Kuin Menyebut Kota Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), maka yang terlintas dibenak adalah keunikan Pasar Terapung. Ini memang tidak salah, di mana lagi tempat bisa melakukan transaksi jual beli di sungai di Indonesia,... - Sungai Musi
[ Thursday, 11 Dec 2008 - 20 : 36 | 0 comments | 757 views ]
Sungai Musi ini panjangnya 460 Km membelah Provinsi Sumatera Selatan dari Timur ke Barat yang bercabang-cabang dengan delapan anak sungai besar yaitu : Sungai Komering, Ogan, Lematang, Kelingi, Lakitan, Semangus Rawas dan Batang hari Leko. Karena itu di Sumatera... - Indahnya Danau Singkarak, Renyahnya Ikan Bilih
[ Tuesday, 7 Apr 2009 - 9 : 54 | 0 comments | 1331 views ]
PADANG – Pasir yang halus membentang di pinggir pantai dan dipermainkan riak kecil. Dari kejauhan, beberapa orangberada di perahu di tengah laut, menikmati keindahan alami yang ditawarkan. Pesona alam ini masih dipercantik dengan hamparan Bukit Barisan yang mengelilinginya. Gunung Singgalang dan... - Menjaga Tradisi dari Atas Perahu
[ Tuesday, 4 May 2010 - 7 : 45 | 1 comments | 329 views ]
Dingin angin Subuh terasa lembut mengelus kulit, tak menyurutkan tangan-tangan lincah mengayuh dayung di atas perahu kayu. Remang-remang lampu temaram menjadi alat penerang, setiap perahu mengangkut muatan berbeda, mulai dari sayuran, makanan tradisional, buah-buahan hingga bahan pokok kebutuhan sehari-hari. Tak...




















MEMANG PASAR TERAPUNG SEPERTI PASAR TRADISIONAL YANG BELUM PUNAH SAMPAI SAATINI
BLOGNYA MANTAP
6 September 2009 at 3:06 am