Home » Jawa Barat

Sakura Bermekaran di Cibodas

EnJ 1 February 2010 Jawa Barat 905 views No CommentPrint This Post PRINTEmail This Post EMAIL

Yang berkembang di Kebun Raya Cibodas (KRC) adalah Prunus cerasoides D.Don (Rocaceas), berasal dari Himalaya. Istimewanya, kalau di tempat asalnya sakura biasa berbunga setahun sekali, di KRC yang selalu bersuhu sekitar 18 derajat Celsius, dapat berkembang dua kali setahun, sekitar bulan Januari-Februari dan Agustus-September.

Sejak 1971, di KRC ditanam pohon bunga sakura. Sakura memang mudah beradaptasi dengan iklim Cibodas, yang berlokasi di kaki Gunung Gede Pangrango, terletak pada ketinggian 1.300-1.425 di atas permukaan laut.

KRC didirikan lebih dari 1,5 abad lalu, tepatnya 11 April 1852, oleh Johannes Ellias Teijsmann. Dinamakan Bergtuin to Tjibodas, artinya Kebun Pegunungan Tjibodas. Telah gonta-ganti nama dan fungsi, kini KRC dengan areal seluas 125 hektare dijadikan unit pelaksana teknis Balai Konservasi Tumbuhan dari LIPI.

Dari belasan ribu koleksi yang ada, antara lain terdapat tanaman prunus penghasil sakura. Sebenarnya Indonesia yang kaya hayati memiliki sekitar 38 jenis prunus endemik. Sayang, prunus belum dikenal dan ditelaah, bahkan terancam punah karena habitatnya mengalami kebakaran hutan, penjarahan, dan sebagainya. KRC tepat untuk melestarikan dan meneliti prunus endemik itu.

Taman Sakura

Pada 2004 Kebun Raya Tsukuba di Jepang menghadiahkan pohon bunga sakura kepada Presiden Megawati. Sebelumnya pohon sakura di KRC ditanam tersebar dekat rumah kaca dan danau.

Sejak 16 April 2007, pada areal seluas 5.000 meter persegi, berlokasi di lembah, resmi dibangun Taman Sakura, ditanami 400 batang pohon sakura. Diharapkan kelak taman itu memiliki koleksi seluruh pohon jenis prunus endemik Indonesia.

Sekarang Taman Sakura sudah tertata indah, di dasar lembah terdapat sungai kecil, mengalir air dari pegunungan yang jernih dan dingin. Di sisi dan badan sungai dipasangi batu alam membentuk jeram-jeram dan air terjun yang sangat menarik.

Para pelancong dapat berjalan di jalan setapak, menyeberangi sungai melalui jembatan-jembatan kecil yang artistik, sambil menikmati sakura bermekaran. Sudah banyak warga Jepang, Korea, dan lainnya berdatangan melihat bunga sakura di Indonesia, yang dapat berkembang dua kali setahun.

Hanami

Di Jepang, bunga sakura biasa ditanam berkelompok. Saat berbunga, semua pohon di suatu lokasi akan bermekaran secara bersamaan, daun-daun hijau rontok, tinggal terlihat sakura bergerombol indah sekali.

Sudah menjadi budaya orang Jepang senang memandangi sakura bermekaran, dikenal sebagai hanami. Mereka biasa berkumpul di bawah pohon sakura, berpesta makan, minum sambil bernyanyi, disebut enkai. Musim sakura bermekaran atau cherry blossom, bertepatan dengan tibanya musim semi, disambut seluruh warga Jepang dengan ceria, seakan mengawali kehidupan baru yang penuh harapan.

Banyak jenis pohon prunus yang termasuk dalam suku Rocaceas. Jenis Cerasoides yang tumbuh di KRC berbunga kecil dan berwarna merah muda. Bunga sakura di Jepang punya banyak varietas, bermacam warna, dan ada yang petalnya lebih dari lima helai. Pohon prunus bersifat deciduous atau daunnya berguguran disusul bunga bermekaran.

Reriungan

Memang indahnya sakura di Cibodas belum secantik di Jepang karena masih banyak daun hijau dan bunganya belum lebat. Namun, keelokan bumi Cibodas berlatarkan Gunung Gede Pangrango sungguh tiada tandingannya.

Kalau Anda belum pernah menikmati keindahan KRC, yang hanya berjarak 2,5 jam perjalanan dari Jakarta, ayo, jangan mau ketinggalan lebih lama lagi. Tahun 1977 UNESCO saja pernah menetapkan Cibodas sebagai salah satu cagar biosfer di Indonesia.

Diharapkan, Taman Sakura ini akan menjadi pusat koleksi prunus, bukan saja yang dari luar, tetapi lengkap pula dengan endemik Indonesia. Juga menjadi arena hanami dan bernostalgia bagi pelancong Jepang, serta menjadi tempat reriungan warga kita untuk menikmati lebatnya sakura bermekaran.

Indahnya!

Kebun Raya Cibodas

Didirikan pada tahun 1852 oleh Kerajaan Belanda.
Awalnya merupakan bagian dari Kebun Raya Bogor.
Berada pada ketinggian 1.425 meter diatas permukaan laut.
Luas area keseluruhan 125 hektar.
Mempunyai 10.000 koleksi tumbuhan yang berasal dari Amerika Serikat, China dan Australia.
Suhu normal 18 derajat selsius.
Curah hujan tahunan 3.380 milimeter.
Koleksi lainnya antara lain bunga kamelia, hidrangea dan azalea.

Karcis masuk :

Rp 6.000 per orang
Rp 15.500 per mobil
Telephone : (0263) 512233

Sumber: Senior & LIPI


1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading ... Loading ...


Artikel Terkait:

  • Wisata Edukatif Kebun Raya Cibodas
    [ Sunday, 3 May 2009 - 15 : 16 | 1 comments | 3209 views ]
    Koleksi kaktus Kebun Raya Cibodas terdiri atas 99 jenis. Koleksi kaktus Kebun Raya Cibodas terdiri atas 99 jenis. Kadal di atas kaktus? Foto di buku katalog kaktus keluaran Kebun Raya Cibodas tahun 2008 itu ternyata bukan rekayasa. Kadal itu benar-benar senang “bertengger” di atas kaktus penuh duri, yang punya nama...
  • Mencicip Tanaman di Kebun Raya Cibodas
    [ Wednesday, 5 Nov 2008 - 21 : 37 | 0 comments | 2130 views ]
    Fofo-foto PEMBARUAN/DWI ARGO SANTOSA - Wisma tamu kebon raya cibodas Kebun Raya Cibodas (KRC) yang terletak di lereng Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat, bukanlah tempat asing bagi warga Jakarta dan Bandung. Maklum, lokasinya hanya tiga jam perjalanan dari Jakarta (lebih kurang 100 km) dan 2,5 jam dari Bandung (lebih kurang...
  • Kebun Raya Cibodas
    [ Tuesday, 13 Jan 2009 - 19 : 42 | 3 comments | 3234 views ]
    kebun-raya-cibodas Seandainya masih ada sorga di muka bumi ini, maka Cibidoas pastilah merupakan sebagian dari sorga itu. Begitulah gambaran kekaguman seorang ahli fisiologi tumbuhan Dr. F.W. Went tentang keindangan Kebun Raya Cibodas. Dr. F.W. Went mungkin benar. Karena bila kita datang langsung...
  • Kebun Raya Bogor
    [ Thursday, 1 Jan 2009 - 21 : 52 | 0 comments | 5636 views ]
    kebun-raya-bogor-1 Kebun Raya Bogor didirikan pada tahun 1817 dengan luas areal 87 Ha atas prakarsa Prof. Dr. Reinwadt, seorang ahli botani dari Jerman. Koleksi di Kebun Raya Bogor terdiri dari tanaman tropis dengan jenis tanaman lebih dari 20.000 tanaman yang tergolong...
  • Wisata Flora di Kebun Raya Purwodadi
    [ Thursday, 9 Jul 2009 - 21 : 26 | 0 comments | 2145 views ]
    Koleksi anggrek kantong Anggrek spesies berlabel Paphiopedilum glaucophyllum itu sangat menarik perhatian. Bunganya tidak besar. Sebagai perbandingan, anggrek ini tidak sebesar anggrek bulan. Daya tarik utamanya justru terletak pada labellum atau bibir bunganya yang berbentuk kantong, berwarna ungu, dengan ornamen totol-totol di kelopak...




Have your say!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>