Siswa Belajar Batik Tulis Klasik Kontemporer
Diakuinya batik sebagai warisan kekayaan dunia asal Indonesia oleh Badan Dunia untuk Pendidikan Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan atau Unesco, menumbuhkan minat para siswa diberbagai daerah untuk melestarikan batik.
Di Bondowoso, Jawa Timur, para siswa sekolah menengah kini serius menekuni batik tulis klasik dan kontemporer. Mereka juga diajar untuk meningkatkan kepekaan terhadap permintaan pasar.
Diantara perajin batik di Desa Sumbersari, Kecamatan Maesan, Bondowoso ini terdapat puluhan siswa yang berlajar membatik. Sebagian siswa yang berasal dari sekolah kejuruan ini belajar membatik karena faktor tugas dari sekolah.
Namun tidak banyak dari mereka yang belajar membatik ini, memang menjadi pilihan hidupnya. Karena itu dalam proses belajar ini, terlihat mereka amat tekun dan cermat memperhatikan goresan demi goresan, drafting dan pola gambar yang ditorehkan di kain batik.
Mereka mengaku menyukai membatik karena ingin melanjutkan tradisi membatik, agar tidak punah. Selain teknik membatik mengambar, colet dan lorot, siswa juga memperoleh tambahan pengalaman mengasah kemampuan membuat motif batik tulis klasik kontemporer dari pembatiknya Yuke Yuliantarius.
Menurut Yuli, batik motif jenis ini memiliki pangsa pasar tersendiri. Yuke berharap kegiatan seperti ini mampu menjadi jembatan teori dan praktek membatik bagi siswa. Dengan demikian, saat siswa nanti terjun ke masyarakat, telah memiliki modal untuk berkarya.
Sumber: Indosiar.com
Artikel Terkait:
- Wisata Batik Upaya Melestarikan Budaya Batik
[ Monday, 8 Feb 2010 - 8 : 21 | 0 comments | 682 views ]
Dengan penuh semangat, ratusan pelajar dari SMP Muhamadiyah Tujuh Cerme Gresik, Jawa Timur ini tampak antusias belajar membatik di kawasan Giriloyo, Imogiri, Bantul, Yogyakarta, dengan dipandu langsung para pembatik tradisional di wilayah ini. Meski baru pertama kali membatik, namun pekerjaan itu... - Sekolah Alam Penuh Edukasi
[ Tuesday, 27 Oct 2009 - 8 : 25 | 1 comments | 1706 views ]
‘Tak belajar bila tak kotor’. Tagline sebuah iklan produk sabun ini, bisa jadi mengingatkan para orangtua bahwa kadang aktivitas luar ruang yang kotor bukan berarti menjijikan. Hal inilah yang juga ingin disampaikan sekolah-sekolah yang mengajarkan kecintaan pada alam melalui aktivitas tersebut.... - Museum Batik Kuno Danar Hadi
[ Saturday, 4 Apr 2009 - 12 : 25 | 5 comments | 3411 views ]
Bukan cuma mengoleksi 10.000 lembar kain batik kuno asli Indonesia. Ruangan Museum Batik Kuno Danar Hadi inipun diharumi semerbark bunga sedap malam dan melati. Ternyata, penggunaan bunga melati dan sedap malam di dalam ruangan museum ini bukan sekadar pewangi ruangan. Menurut... - Batik Pekalongan, dari Pasar, Akademi, sampai Museum
[ Sunday, 19 Oct 2008 - 11 : 14 | 0 comments | 2743 views ]![Museum Batik Pekalongan. [Foto-foto: Pembaruan/Roso Setyono]](http://www.suarapembaruan.com/News/2007/03/04/Wisata/04wisat1.gif)
Sejak dahulu, Kota Pekalongan di Jawa Tengah dikenal sebagai Kota Batik. Batik di kota ini diproduksi ketika masih sebagai kerajinan tangan yang dilakukan secara perorangan di rumah-rumah penduduk, hingga seperti sekarang ini ketika diproduksi secara massal dengan mesin. Tak heran... - Desa Wisata Kliwonan
[ Friday, 6 Mar 2009 - 16 : 21 | 0 comments | 2183 views ]
Batik Sragen Dunia mode dan fashion rasanya sudah tidak asing lagi dengan batik. Menyebut batik, ingatan seseorang akan melayang pada secarik kain dan pakaian khas Indonesia. Khususnya Pekalongan, Surakarta, dan Yogyakarta. Tiga kota itu selama ini lebih dikenal oleh para pecinta...




















Have your say!