Category Archives: Bangka – Belitung

Suatu Hari di Pantai Pasir Padi, Bangka

RASANYA tidak berlebihan jika menyetarakan indahnya pantai-pantai yang ada di Provinsi Bangka Belitung dengan pantai di Pulau Bali. Tak salah pula, sutradara Riri Reza memilih panorama alam, terutama keindahan pantai di provinsi ini sebagai background untuk film Laskar Pelangi-nya.

Memang, pantai-pantai nan indah di provinsi baru ini tak setenar Pantai Kuta Bali atau Pantai Carita di Banten. Namun tak disangsikan lagi, begitu menginjakan kaki di Pulau Bangka aroma bahari itu langsung menyergap. Pantai-pantai yang ada di wilayah Negeri Serumpun Sebalai ini memiliki panorama alam yang sangat menakjubkan serta masih alami.

Di sana, di gugusan Pulau Bangka tersebutlah Pantai Pasir Padi, Pantai Paray, Matras, Tanjung Ular, Tanjung Kalian, Romodong, Air Anyir. Di gugusan Pulau Belitung ada Pantai Tanjung Tinggi, Tanjung Kelayang dan Punai. Untuk pantai yang disebut pertama itu merupakan salah satu pantai yang siap dikunjungi wisatawan. Karena meski dalam skala terbatas sudah dilengkapi fasilitas pariwisata.

Rasa takjub langsung memenuhi pikiran begitu sampai di lokasi Pantai Pasir Padi. Mata tertegun menatap indahnya panorama alam yang bersih dan masih perawan karena belum banyak tersentuh ulah merusak tangan manusia.

Air laut nan biru dengan hampatan pasir putih bersih sedikit semburat saat disinari mentari menyelimuti daratan pinggir pantai sejauh mata memandang. Rimbun dan hijaunya tetumbuhan khas pantai menambah takjubnya panorama Pantai Pasir Padi. Sungguh sebuah pemandangan yang sulit dijumpai di pantai-pantai yang ada di wilayah lain. Tak heran udara di sepanjang pantai itu masih segar dengan hembusan angin laut yang cukup kencang meski cuaca sedikit panas.

Di sini wisatawan juga bisa berlayar di perairan pantai. Dengan garis pantai sepanjang 100 hingga 300 meter berombak tenang dan pasir putih yang padat Pantai Pasir Padi sering dimanfaatkan wisatawan sebagai tempat olah raga, seperti sepakbola, voli pantai, bermain layang-layang.

Pantai wisata ini juga digemari oleh semua pengunjung beragam usia karena sangat nyaman untuk mandi atau berjemur dengan kehangatan air lautnya.

Di pantai ini selain berenang, para wisatawan juga bisa berlayar menuju dua pulau kecil yang terletak sekitar 2 mil dari bibir pantai dengan menggunakan perahu layar milik nelayan.

Di Pulau Panjang itu wisatawan bisa melihat kesibukan keluarga nelayan serta membeli dan menikmati hasil tangkapan mereka. Jika lapar langsung menyergap bisa langsung mampir ke rumah-rumah makan yang berjejer menikmati masakan makanan laut, seperti ikan, kepiting, udang yang bisa disajikan dalam bentuk dibakar ataupun digoreng.

Perlu perhatian
Kawasan wisata yang menghadap Laut Cina Selatan ini tak sulit mencapainya. Dari Kota Pangkalpinang ke arah selatan hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit memanfaatkan jalur darat.

Memang jalannya tak semulus yang ada di Pulau Dewata. Tapi hamparan hijau rimbunnya dedaunan di kanan-kiri jalan yang didominasi ilalang tinggi menciptakan kesejukan. Tak heran menjelang senja banyak pengunjung datang sekadar menikmati udara sore yang romantis.

Pantai Pasir Padi dengan keindahan panoramanya seharusnya bisa sebagai destinasi wisatawan domestik maupun asing. Sangat disayangkan belumdiimbangi oleh berbagai sarana pendukungnya, seperti infrastruktur jalan yang masih rusak, kendaraan umum yang nyaris tidak ada yang menuju lokasi pantai.

Wisatawan kebanyakan masih hanya dari warga sekitar yang memang telah seringkali datang bersama keluarga atau juga teman- temannya dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Kebutuhan tempat menginap, pengembangan lahan arena bermain, dan penataan rumah-rumah makan masih belum optimal untuk mendukung pantai yang indah ini sebagai destinasi. Kurangnya promosi menjadi salah satu penyebab mengapa pantai itu hanya ramai dikunjungi warga setempat. (mediaindonesia.com)

Pulau Lepar dan Pongok, Dua Pulau Indah di Babel

SERPIHAN keindahan kepulauan Bangka Belitung yang terkenal sebagai tempat wisata alami yang menghadirkan nuansa ketenangan, bisa dijumpai di Pulau Lepar yang berlokasi di kecamatan Lepar Pongok, kabupaten Bangka Selatan.

Luas Pulau Lepar sekitar 25.000 hektar dan merupakan pulau terbesar di kabupaten Bangka Selatan. Topografinya datar dan banyak terdapat daerah berbukit. Pemandangan paling unik adalah keberadaan satu kawasan, desa Tanjung Labu, yang dipenuhi terumbu karang, dimana banyak dijumpai rumah warga menggunakan karang sebagai pondasi rumah.

Keindahan pulau disempurnakan dengan Pantai Tanjung Labu yang merupakan destinasi wisata popular di Bangka. Tak hanya bisa menikmati pasir putih pantai, wisatawan juga bisa menikmati pemandangan bebatuan granit yang tersebar di pantai.

Jika ingin berpetualang, wisatawan bisa meneruskan perjalanan menuju pulau Pongok. Letaknya tak terlalu jauh dari Pulau Lepar. Pulau bisa digapai menggunakan perahu dengan durasi sekitar satu hingga dua jam. Dari kejauhan pulau nampak seperti area perbukitan dengan pepohonan hijau.

Panorama dasar laut Pulau Pongok terbilang unik. Terdapat banyak bangkai kapal yang telah karam sejak puluhan hingga ratusan tahun silam. Beberapa bangkai kapal terlihat masih utuh beserta barang dagangan berupa aneka ragam keramik.

Bangkai kapal menjadi tempat kehidupan terumbu karang dan rumah bagi ikan. Wisatawan bisa menyelam untuk menyaksikan langsung beragam macam bangkai kapal yang nampak layaknya museum bawah laut. (pulau.org/*/X-13)

Terpesona Indahnya Batu Granit di Pulau Burong

DI bagian pantai Utara Belitung, tepatnya di lepas pantai desa nelayan Tanjung Binga, terhampar keindahan Belitung lainnya, yakni Pulau Burong. Pulau dikelilingi pasir putih dan bebatuan granit yang tersebar di kawasan pantai dan laut. Kawasannya sangat jauh dari kebisingan.

Dalam bahasa Belitung, Burong berarti burung. Penamaan pulau terisnpirasi oleh bebatuan granit besar di sisi Tenggara pantai yang berbentuk layaknya kepala burung.

Batu tersebut menjadi icon dari koleksi bebatuan granit di Burong yang memiliki formasi unik. Ukurannya tak jauh beda dengan bangunan tiga lantai. Berfoto dengan latar belakang batu Burong merupakan hal yang tak boleh terlewatkan.

Pantai pulau memiliki pasir putih dan ketika air laut sedang surut Anda bisa berjalan kaki menuju batu Burong. Namun Anda harus berhati-hati karena banyak terdapat terumbu karang tajam di sisi bawah batu dan di sekitar perairan batu ada banyak binatang laut dan bulu babi.

Spot terbaik untuk melakukan penyelaman adalah di sekitar letak batu granit. Saat air laut surut, Anda bisa menyaksikan ikan nemo berenang bila beruntung. Jika hendak bersantai, sejumlah bungalow bisa dijumpai di bawah pepohonan kelapa.

Saat tepat untuk berkunjung ke pulau adalah ketika menjelang sore, khususnya untuk Anda yang hendak mengabadikan keindahan pulau. Ketika sore hari, matahari akan terbenam tepat di dekat batu burung.

Dari pantai Tanjung Kelayang menuju pulau Burong, perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit atau 15 menit dari kampung nelayan Tanjung Binga. (belitungisland.com/*/X-13)

Ayo Menikmati Keindahan Pantai Bangka Belitung

TIDAK ada habisnya memuji Belitung dengan segala keindahan pantainya. Pantai Parai Tenggiri salah satunya. Pantai ini termasuk sebagai pantai popular dan eksklusif di Provinsi Bangka Belitung karena pantai tak lagi dikelola pemerintah melainkan pihak swasta yang menangani secara profesional.

Kini kawasan Pantai Parai Tenggiri ditetapkan sebagai kawasan wisata hijau dengan sebutan Parai Green Resort. Pihak pengelola pantai memiliki kepedulian tinggi akan keselamatan lingkungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengurangi penggunaan bahan-bahan yang bisa mencemari pantai.

Yang menjadi daya pikat pantai adalah keberadaan bebatuan karang berukuran besar dengan aneka bentuk unik yang mungkin tak bisa dijumpai di daerah lain. Di atas bebatuan tersebut pengunjung bisa duduk-duduk santai. Pada malam hari pengunjung bisa menikmati pemandangan pinggir pantai yang disinari lampu dari kapal-kapal yang sedang berlayar.

Bagi yang hobi memancing tersedia sederetan perahu di pinggiran pantai yang bisa disewa lengkap dengan peralatan memancing. Jika ingin kegiatan yang lebih menantang, pengunjung bisa memilih banana boating atau parasailing. Pengunjung juga bisa melakukan diving untuk menikmati kekayaan terumbu karang.

Pantai Parai Tenggiri berada di daerah Matras, Desa Sinar Baru, Kecamatan Sungai Liat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

Di kawasan Pantai Parai Tenggiri dibangun dua resort oleh pihak pengelola, yaitu Parai Pool Vilas Resort & Spa dan Parai Beach Resort & Spa. Fasilitas kedua resort di antaranya hotel, restoran, pemancingan ikan, areal outbond dan spa. (wisatamelayu.com/*/X-13)

Belitung, Pulau Pasir Putih yang Terus Bersolek

MI/Patna Budi Utami

MASA liburan akhir tahun segera tiba. Banyak tempat wisata yang ditawarkan, salah satunya Pulau Belitung yang hanya berjarak 45 menit penerbangan dari Jakarta.

Pulau yang dahulu terkenal dengan pertambangan timahnya, kini tengah beralih mengandalkan sejumlah pantainya yang indah, berpasir putih, berair jernih, dan batu-batu granit berukuran raksasa, sebagai tempat tujuan wisata.

Karena itu pula, sejumlah fasilitas wisata seperti hotel serta infrastruktur jalan menuju kawasan wisata terus dibangun. Beberapa pantainya yang mempesona untuk dikunjungi antara lain Pantai Tanjung Kelayang dan Tanjung Tinggi.

Dua tempat ini, selain berpasir putih, juga memiliki air nan jernih hingga dasarnya yang dalam terlihat dengan jelas. Batu-batu berukuran raksasa dengan susunan yang indah menakjubkan juga menghiasi pantai hingga ke tengah laut.

Tanjung Kelayang berada sekitar 27 kilometer (km) dari Tanjung Pandan, ibu kota Kabupaten Belitung. Pantai tersebut dapat ditempuh sekitar 35 menit menggunakan kendaraan roda empat. Hamparan pasir putih, air laut yang hijau tenang, serta formasi granit berbentuk garuda menjadi ciri khas tempat ini.

Sementara itu, Tanjung Tinggi berada sekitar 31 km dari Tanjung Pandan dan bisa ditempuh dalam waktu 45 menit. Pantai ini adalah salah satu tempat pegambilan gambar film Laskar Pelangi. Keindahannya hampir mirip dengan Tanjung Kelayang.

Di pantai-pantai itu selain dapat menikmati indahnya alam, berfoto di antara batu-batu raksasa, kita juga bisa menengok eloknya alam bawah laut dengan menyelam serta mencicipi aneka hidangan laut dengan bumbu dan cara penyajian khas setempat.

Selain kedua pantai tersebut, di Belitung juga ada dua pulau yang menarik untuk dikunjungi, yaitu Pulau Lengkuas dan Pulau Kepayang atau lebih dikenal dengan sebutan Pulau Babi. Pulau Lengkuas dapat ditempuh sekitar 30 menit dengan menggunakan speedboat dari Pantai Tanjung Kelayang.

Batu-batu dengan aneka formasi dapat dinikmati sepanjang perjalanan ke pulau kecil yang memiliki mercusuar setinggi 16 lantai dan dibangun pada 1882.

Sementara itu, Pulau Babi berada sekitar tujuh km dari Tanjung Kelayang dan dapat ditempuh selama 15 menit dengan menumpang speedboat. Pulau ini merupakan pulau konservasi penyu, terumbu karang, dan eco turism. Berbagai formasi granit raksasa juga menjadi pemandangan utama menuju Pulau Babi.

Setiba di Pulau Babi, kita dapat berolahraga snorkel dan mendayung kayak di antara granit-granit raksasa.

Fasilitas hotel

Untuk fasilitas menginap, jangan khawatir tidak mendapatkan tempat yang nyaman. Sebab di Belitung terdapat sejumlah hotel berbagai kelas, dari melati hingga berbintang. Bahkan kini sejumlah hotel tengah terus dibangun untuk menyambut wisatawan. Hotel yang bearada dekat pantai di sekitar Tanjung Tinggi salah satunya Lor In & Resort. Antara hotel dan pantai hanya terhalang jalan, sehingga penginap bisa melihat indahnya laut.

Tempat menarik lainnya di Pulau Belitung adalah Manggar, ibu kota Kabupaten Belitung Timur, yang dapat ditempuh sekitar dua jam dari Tanjung Pandan. Salah satu ciri khas manggar adalah banyaknya kedai kopi yang buka sejak siang hingga dinihari.

Saking banyaknya kedai kopi, Manggar disebut juga sebagai kota seribu kedai kopi. Di Belitung Timur pula terdapat salah satu lokasi syutingLaskar Pelangi, yaitu sekolah dasar tempat artis Cut Mini berperan sebagai guru.

Kuliner yang dapat dinikmati wisatawan di Palau Belitung sebagian besar berbahan dasar hasil laut. Salah satu masakannya yang terkenal dan hanya ada di Belitung adalah gangan kepala ikan ketarap.

Kepala ikan berukuran satu hingga tiga kilogram (kg) itu dimasak berkuah dengan bumbu yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, kunyit, lengkuas, salam, sereh, terasi dan kemiri. Harga masakan khas yang lezat ini sekitar Rp100 ribu per porsi ukuran kepala ikan seberat satu kg. Sedangkan minuman khasnya adalah es kunci atau es jeruk khas Belitung.

Hidangan lainnya hampir sama dengan hidangan laut yang kerap bisa kita peroleh di daerah lain. Namun cara penyajiannya sedikit berbeda. Ikan bakar atau udang bakar misalnya, disajikan di atas piting yang dialasi daun sempur. Bukan daun pisang seperti yang biasa kita lihat.

Daun sempur adalah daun tanaman khas yang banyak tumbuh di Pulau Belitung. Makanan dan minuman itu bisa dimikmati di rumah-rumah makan yang berada di sekitar pantai maupun di tengah kota Tanjung Pandan.

Untuk berkunjung dari satu tempat ke tempat lainnya saat berwisata di Pulau Belitung jangan mengkhawatirkan kendaraan, karena di Tanjung Pandan rental mobil dengan tarif sewa terendah sekitar Rp400 ribu per hari. Sedangkan penerbangan dari Jakarta saat ini dilayani oleh maskapai Sriwijaya Air tiga kali sehari dan Batavia Air satu kali sehari.

Pada penerbangan jam tertentu, harga tiket promosi ada yang kurang dari Rp300 ribu untuk sekali jalan dan termahal tidak sampai Rp1 juta.

Tarif-tarif tersebut tentu relatif terjangkau jika dibandingkan dengan tarif berwisata ke luar negeri yang belum tentu lebih berkesan. Selamat berlibur. (mediaindonesia.com – Pbu/X-13)

Geliat Wisata Bawah Air Belitung Timur

Datanglah Ke Kabupaten Belitung Timur. Sebuah perjalanan menyenangkan dijamin akan Anda dapatkan. Pesona keindahan alamnya tak berkesudahan. Sambung menyambung, mulai daratan hingga di kedalaman lautan di kitaran wilayahnya. Keindahan terumbu karang terhampar indah di bawah lautnya, ditingkahi ikan aneka rupa dan jenis.

Nampaknya, pemerintah Kabupaten Belitung Timur sadar betul terhadap potensi alam yang dimilikinya. Dengan semboyan Satu Hati Bangun Negeri, Kabupaten Laskar Pelangi ini tak henti-hentinya melakukan pembenahan sektor pariwisata. Ke depan, pengembangan wisata bawah air menjadi target sebagai daya tarik unggulan.

“Sesuai rencana induk pengembangan wisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memang Belitung Timur (Beltim) ini diarahkan untuk pariwisata minat khusus, yaitu wisata bahari,” kata Yusmawandi, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur.

Kekayaan terumbu karang laut Beltim tak kalah unik dan eksotis dari daerah lain yang selama ini dikenal sebagai surganya wisata menyelam di Indonesia. Berdasarkan survei dan pemetaan yang sudah dilakukan tim dari Institut Pertanian Bogor dan Universitas Diponegoro menyimpulkan, kondisi terumbu karang di wilayah Beltim memiliki kondisi yang masih cukup baik, bahkan untuk wilayah Sumatra.

Dengan kondisi alam bawah airnya yang masih terjaga, Kabupaten Beltim optimistis menjadi surga wisata menyelam di kawasan Indonesia Barat.

“Tahun ini, kami akan membuat dive center dan fasilitas lainnya untuk memacu orang yang ingin menyelam ke Betitung Timur,” ujar Yusmawandi, menegaskan.

Kondisi karang di Beltim juga membuat Agustinus, seorang diving instructur asal Tanjung Pandan yang juga sering melakukan penyelaman di Belitung Timur mengakui keindahannya. Menurutnya, dengan kondisi Beltim yang cukup potensial itu maka pengembangan wisata menyelam menjadi hal yang menarik.

“Dunia bawah air Pulau Belitung ini cukup baik untuk kalangan penyelam pemula. Karena kedalamannya sedang, dalam arti, dibeberapa titik kedalamannya 20 meter, cocok untuk pemula. Kalau Belitung Timur masih relatif bagus di mulai dari Pulau Penanas, Pulau Buku Limau, Pulau Memperak, dan Pulau Bakau,” kata Agustinus.

Pulau Gusong Madau
Pulau ini memiliki jenis terumbu karang seperti sinulaviasp, deadema sp, ada pula Porites lobata. Keindahan terumbu karang di kawasan pulau ini bisa dinikmati mulai kedalaman 0-22 meter dengan visibility (jarak pandang menyelam) 13 meter.

Pulau Buku Limau
Lokasi menyelam ini berada di Desa Buku Limau, Kecamatan Manggar. Beberapa terumbu karang yang ada di lokasi menyelam ini, antara lain Cinulana sp dan porites lobata. Jernihnya air laut di kawasan Pulau Buku Limau membuat wisatawan bisa leluasa melakukan snorkeling.

Menurut Agustinus, seorang diving instructur, kawasan Pulau Buku Limau ini adalah lokasi yang sangat cocok bagi para penyelam pemula. “Kondisi arusnya yang tenang dan kedalamannya, spot diving di Pulau Buku Limau cocok bagi yang baru mulai menyelam,” kata Agus, menuturkan.

Pulau Memperak
Terumbu karang di kawasan Pulau Memperak bisa dinikmati pada kedalaman 0-18 meter dengan visibility sekitar 15 meter. Terumbu karang Pulau Memperak masuk dalam kategori terumbu karang tepi (fringing reef) dan menjadi rumah tinggal Ikan Napoleon, salah satu jenis ikan langka yang keberadaannya dilindungi. Pulau ini masih masuk dalam Kecamatan Manggar, jadi cukup mudah untuk mencapainya.

Pulau Bakau
Berdekatan dengan Pulau Memperak, terdapat site dive yang tak kalah menarik. Pulau Bakau namanya, sesuai dengan kondisi pantai sekitarnya yang rimbun ditumbuhi pohon bakau. Keindahan trumbu karang dari jenis acropoda hunilis dan sinularia bisa ditemui di sini. Keindahan jenis terumbu karang bisa dilihat pada kedalaman 9-15 meter dengan jangkauan pandang sekitar 15 meter.

“Pulau Memperak dan Bakau, karena lokasinya berdekatan dan ada karang di bawahnya maka menimbulkan arus. Jadi memang untuk daerah ini walaupun relatif aman tapi bagi penyelam pemula sebaiknya jangan menyelam dahulu di daerah ini karena takutnya terlalu lelah,” kata Agustinus.

Pulau Siadong
Terumbu karang yang banyak terdapat di pulau ini antara lain jenis syphlifa sp.

Pulau Penanas
Dengan kedalaman menyelam antara 0-22, porites lutea adalah salah satu jenis terumbu karang yang hidup di lokasi penyelaman ini. Hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 30 menit dari Kota Manggar dengan menggunakan perahu bermotor sewaan milik nelayan setempat. Kejernihan air di Pulau Penenas membuat jarak pandang menyelam disini jukup jauh sekitar 15 meter.

Pulau Keran
Pulau ini masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Kelapa Kampit. Symphyllia dan acropoda adalah jenis terumbu karang yang banyak ada di sini.

Tip Perjalanan

Bagi Anda yang tertarik untuk melayang-layang di bawah air di kawasan Belitung Timur. Ada baiknya melakukannya secara berkelompok guna menekan biaya transportasi, ini dikarenakan akses menuju spot-spot diving di Belitung Timur masih terbatas. Akan lebih baik bila Anda membawa alat-alat penyelaman sendiri.

Bagi Anda yang tidak memiliki perlengkapan menyelam, sebaiknya jika sebelum melakukan perjalanan, Anda menghubungi dulu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur untuk mendapatkan informasi tentang penyewaan peralatan yang disediakan Disbudpar Kab. Beltim. Sementara ini, tempat yang menyediakan penyewaan alat menyelam baru terdapat di sekitar Kota Tanjung Pandan.

Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur
Komplek Perkantoran Terpadu Manggarawan
Jl. Raya Gantung – Manggar
Telpon: (0917) 91106
Website: www.disbudpar-beltim.com
Dive Operator: Agustinus (0812 7176 2200)

Sumber: Majalah Travel Club

Pesona Pantai Belitung Timur

Dulu, orang hanya mengenal Pulau Belitung sebagai wilayah penghasil barang tambang seperti timah, pasir kuarsa, dan kaolin. Dibalik kekayaan sumber tambangnya itu, pulau yang terbagi dua kabupaten ini menyimpan pesona alam sebagai destinasi wisata idaman.

Travel Club berkesempatan menangkap dari dekat keindahan pantai di Kabupaten Belitung Timur ini. Jernih air laut dan buih ombak yang bertautan dengan lembut pasir pantai berwarna putih, menjadi untaian puisi yang membuai. Hijau pepohonan menghiasi tepian pantai-pantainya. Bagi Anda penyuka fotografi setiap sudut wilayah Beltim menawarkan obyek yang wajib diabadikan. Berikut Travel Club sajikan beberapa pantai indah sepanjang Kabupaten Laskar Pelangi.

Pantai Serdang
Terletak di Kecamatan Manggar, pasir pantainya putih dan halus, deretan pohon pinus mengiasi sisi pantai ini. Dengan karakteristik ombak yang tenang, Pantai Serdang sangat cocok sebagai obyek wisata untuk keluarga. Selain berenang menikmati segar air pantai, aktivitas lain yang bisa dilakukan adalah snorkeling sembari menikmati keindahan alam bawah air di pantai ini.

Pantai Nyiur Melambai
Pantai yang satu ini masih di Kecamatan Manggar, tepatnya berada di Desa Lalang. Hijau pepohonan di sekitar bibir pantai ini ibarat payung raksasa yang memberikan keteduhan bagi setiap pengunjung. Dengan ombak pantai yang sangat tenang, Pantai Nyiur Melambai menjadi tujuan favorit banyak wisatawan.

Kawasan pantai ini merupakan salah satu destinasi wisata yang sudah dilengkapi dengan fasilitas pendukung dan merupakan destinasi unggulan Kabupaten Belitung Timur. Pada akhir pekan, kawasan pantai ini menjadi tujuan masyarakat dari Kota Manggar dan sekitarnya untuk belibur. Beberapa fasilitas olahraga seperti lapangan futsal dan voli pantai tersedia pula di sini.

Pantai Keramat
Letaknya bersebelahan dengan Pantai Nyiur Metambai. Namun pantai ini tidak memiliki bibir pantai yang landai dengan hamparan pasir seperti tetangganya. Kontur dataran di tepian Pantai Keramat cenderung terjal. Pantai ini sangat cocok sebagai tempat bersantai menikmati air laut yang kebiruan dari ketinggian.

Beberapa saung permanen sudah dibangun di kawasan pantai ini sebagai tempat bersantai. Tak sulit untuk menjangkau kawasan ini, cukup lima menit perjalanan dari pusat Kota Manggar. Dari kawasan pantai ini pengunjung dapat melihat Pantai Nyiur Melambai dengan jelas.

Pantai Bukit Batu
Dengan ciri khas bebatuan besar yang menghiasi bibir pantai membuat pantai ini dinamai Pantai Bukit batu. Onggokan batu di pinggir hingga ke tengah seakan menjadi penghubung antara air dengan pasir di pantai. Keunikan pantai berarus tenang ini pun telah menarik hati banyak penyuka fotografi menangkap keindahan alam Bukit Batu. Bukit Batu berada di Desa Burung Mandi sekitar 18 km dari Kota Manggar. Untuk mencapai pantai ini hanya butuh waktu perjalanan sekitar 25 menit.

Pantai Burung Mandi
Pantai ini berjarak sekitar 18 km dari Ibukota Belitung Timur Pasir putihnya terhampar memanjang. Perahu-perahu nelayan yang bersandar dibibir pantai menambah keelokan panorama pantai. Selain banyak di kunjungi wisatawan yang ingin berenang, masyarakat Beltim menjadikan Pantai Burung Mandi sebagai lokasi memancing. Pantai ini telah dilengkapi fasilitas wisata yang relatif lengkap.

Pantai Punai
Pantai indah ini lokasinya berada di ujung paling selatan Pulau Belitung. Dari Kota Manggar berjarak sekitar 80 km. Air laut berwarna kebiruan dengan pasir pantai berwarna putih seakan menawarkan ketenangan bagi wisatawan yang mengunjunginya. Lambaian pohon kelapa setia menemani pengunjung di tepian pantainya. Pantai ini juga dihiasi batu-batu granit raksasa yang berdiri kokoh di pinggiran pantai.

Sumber: Majalah Travel Club

Pemandian Alam Tirta Merundang

Tirta MerundangLingkungan alam yang sejuk alamiah, segar, penuh pohon dengan pemandangan yang indah, tenang, bersih dan jauh dari kesibukan sehari-hari. Suasana ini akan anda dapatkan bila mengunjungi suatu tempat rekreasi pemandian alam Tirta Merundang.

Objek wisata ini terletak di Desa Air Seru Kecamatan Sijuk, mudah dicapai dengan menggunakan berbagai jenis kendaraan bermotor dan memerlukan waktu tempuh ± 30 menit dari kota Tanjungpandan. Fasilitas yang tersedia disini adalah dua buah kolam renang besar yang memanfaatkan sumber air alam dari anak sungai Merundang yang bersih dan tidak pernah kering, beberapa buah kamar bilas serta sebuah restoran yang menyediakan makanan dan minuman selera anda seperti nasi goreng, jus buah, dsb.