Category Archives: Kalimantan Tengah

Istana Kuning

Istana KuningObjek wisata Istana Kuning,merupakan sebuah situs peninggalan dari Kerajaan Kotawaringin yang tersisa, sekarang kembali dipugar dan dipercantik, sehingga menjadi salah satu daya tarik tersendiri untuk para wisatawan.

Istana ini dulunya pada era tahun 80-an pernah hangus terbakar, dan menurut cerita orang-orang tua, hal itu dilakukan secara sengaja oleh seseorang yang namanya Deraya, karena bentuknya yang sekarang (setelah dipugar) sepertinya terlihat kurang orisinal lagi dengan sentuhan bangunan ala modern.

Kalau dulu Istana yang berbentuk khas kalimantan dengan model panggung ini terlihat tinggi dengan tiang penopang bangunan yang tinggi-tinggi, kini Istananya menjadi sedikit lebih rendah.

Disekitar areal belakang Istana Kuning tersebut juga menjadi tempat tinggal bagi para keturunan kerajaan yang masih hidup sampai sekarang.untuk bisa masuk Istana Kuning harus ada tata krama bagi pengunjung, menurut adat dan istiadat kerajaan, dan itu wajib bagi setiap pengunjung.bagi pengunjung terutama, ibu-ibu yang sedang haid tidak diperobolehkan memasuki istana kuning,dan jika masuk istana harus melalaui prosesi menurut atauran kerajaan.(wisatanesia)

Sumber: DNA Berita

Perang Suku Dayak Laluhan

Sebuah upacara adat suku dayak yang bertemakan peperangan, bernama laluhan, minggu kemarin digelar di perairan Sungai Kapuas,Kalimantan Tengah. Sejumalh warga dan wisatawan antusias mengikuti upacara langka yang sudah berusia ratusan tahun ini.

Inilah suasana pelaksanaan upacara adat bertemakan peperangan suku dayak di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah yang disebut Laluhan.

Puluhan perahu yang digambarkan sebagai orang pendatang, tampak berupaya menyerang suku dayak di Kapuas yang berjuang untuk mempertahankan kampung halaman mereka disepanjang tepian sungai Kapuas.

Mereka saling serang dengan menggunakan senjata dari pohon bamban yang digambarkan sebagai tombak dan panah, serta senapan air yang digambarkan sebagai bedil tempo dulu.

Acara laluhan ini sudah menjadi agenda wisata dan akan digelar setiap tahun saat pelaksanaan memperingati HUT Kabupaten Kapuas.

Sumber: Indosiar.com

Taman Nasional Tanjung Puting

peta-tanjung-putingTaman Nasional Tanjung Puting memiliki beberapa tipe ekosistem yang terdiri dari hutan hujan tropika dataran rendah, hutan tanah kering, hutan rawa air tawar, hutan mangrove, hutan pantai, dan hutan sekunder.

Kawasan ini didominir oleh tumbuhan hutan dataran rendah seperti jelutung (Dyera costulata), ramin (Gonystylus bancanus), meranti (Shorea sp.), keruing (Dipterocarpus sp.), dan rotan.

Jenis satwa langka endemik dan dilindungi yang terdapat di hutan Taman Nasional Tanjung Puting antara lain orangutan (Pongo satyrus), bekantan (Nasalis larvatus), lutung merah (Presbytis rubicunda rubida), beruang (Helarctos malayanus euryspilus), kancil (Tragulus javanicus klossi), macan dahan (Neofelis nebulosa), dan kucing hutan (Prionailurus bengalensis borneoensis).

Taman Nasional Tanjung Puting merupakan lokasi pertama di Indonesia sebagai pusat rehabilitasi orangutan. Terdapat tiga buah lokasi untuk rehabilitasi orangutan yaitu di Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, dan Camp Leakey. Continue reading Taman Nasional Tanjung Puting

Berperahu di Kahayan

Pertama kali menjejakkan kaki di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Palangka Raya, yang terkesan adalah suasana sepi. Kesan itu begitu terasa dalam perjalanan dari Bandara Tjilik Riwut sampai ke hotel di tengah kota.

Jembatan Kahayan

Jembatan Kahayan (atas), Rumah-rumah terapung di sungai Kahayan

Sepi perjalanan itu ternyata tak menggambarkan kondisi keseluruhan Palangka Raya terutama pusat kota. Buktinya, Bundaran Kota Palangka Raya bak pasar malam pada malam Minggu. Ratusan motor dan mobil berderet. Masyarakat, terutama anak muda, memenuhi kafe tenda. Suara sound system bersahutan dari tenda satu dan tenda lainnya. Suasana yang sangat kontras dibanding hari biasa. Continue reading Berperahu di Kahayan