Category Archives: Kalimantan Timur

Bukit Bangkirai, Kawasan Wisata Alam yang Mempesona

Canopy bridge, andalan wisata alam Bukit Bangkirai  Photo: Yanda, 2003
Canopy bridge, andalan wisata alam Bukit Bangkirai - Photo: Yanda, 2003

Jika anda ingin berwisata di akhir pekan, kawasan wisata alam Bukit Bangkirai yang terletak di Kecamatan Samboja mungkin dapat dijadikan pilihan liburan bersama keluarga, relasi atau kekasih. Di kawasan Bukit Bangkirai ini, wisatawan dapat menikmati suasana hutan hujan tropis yang masih alami dan bahkan kicauan burung dan suara-suara satwa hutan lainnya pun masih dapat didengarkan.

Tak hanya itu, para wisatawan yang memiliki masalah berada di ketinggian mungkin dapat mencoba tantangan untuk meniti canopy bridge atau jembatan tajuk yang digantung menghubungkan 5 pohon Bangkirai. Tentunya ada perasaan ngeri namun mengasyikkan bila menyusuri jembatan gantung di ketinggian 30 meter dari muka tanah sementara desiran angin yang sejuk cukup membuat bulu kuduk merinding, apalagi jembatan semakin Continue reading Bukit Bangkirai, Kawasan Wisata Alam yang Mempesona

Beruang Madu dari Manggar

Beruang maduGerbang melengkung pada kilometer 21 jalan raya Balikpapan-Samarinda itu bertuliskan ”Kawasan Agrowisata Terpadu-Pusat Pendidikan Lingkungan”. Dari dari gerbang itu pulalah, sebuah petualangan menarik ditawarkan oleh Kawasan Konservasi DAS Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Benarlah, ketika penulis bersama beberapa orang mulai menyusuri jalanan pada kawasan tersebut, memang terlihat upaya untuk mempertahankan wilayah tersebut sebagai daerah hijau. Pada kanan dan kirinya hanya ada beberapa rumah warga. Waktu seolah-olah berlalu begitu cepat. Tak terasa beberapa kilometer telah kami lewati.

Ketika berhenti pada suatu titik dalam perjalanan, udara terasa sangat segar. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan. Tujuan kali itu adalah Pusat Informasi Beruang. Ya, tempat yang menyediakan informasi soal beruang paling lengkap di dunia. Continue reading Beruang Madu dari Manggar

Melongok Gerbang Utara Borneo

gerbang-borneoBersamaan ucapan pramugari yang mengingatkan penumpang bahwa beberapa saat lagi pesawat akan mendarat di Bandara Juwata Tarakan, saya mengencangkan seatbelt sambil memandangi panorama di bawah. Kawasan utara Pulau Borneo itu terlihat amat elok dari atas. Ada gugusan pulau kecil penuh bakau di sekelilingnya dan tambak di tengah-tengahnya dengan sekat-sekat beralur.

Hmm, mirip satu loyang pizza yang dipotong beraneka bentuk asimetris: hutan bakau adalah pinggirannya, dan tambak adalah toppingnya. Seakan-akan tampak pulau-pulau mini itu sengaja dirancang dengan citarasa seni tinggi untuk menyambut para pelancong yang merindukan keindahan alam. Tak lama berselang pesawat pun mendarat di landasan yang dibuat tepat di bibir pantai. Continue reading Melongok Gerbang Utara Borneo

Taman Nasional Kutai

peta-kutaiTaman Nasional Kutai memiliki berbagai tipe vegetasi utama yaitu vegetasi hutan pantai/mangrove, hutan rawa air tawar, hutan kerangas, hutan genangan dataran rendah, hutan ulin/meranti/kapur dan hutan Dipterocarpaceae campuran. Taman nasional ini merupakan perwakilan hutan ulin yang paling luas di Indonesia.

Beberapa tumbuhan yang ada di taman nasional seperti bakau (Rhizophora sp.), tancang (Bruguiera sp.), cemara laut (Casuarina equisetifolia), simpur (Dillenia sp.), meranti (Shorea sp.), benuang (Octomeles sumatrana), kapur (Dryobalanops sp.), ulin (Eusideroxylon zwageri), 3 jenis raflesia dan berbagai jenis anggrek.

Pohon ulin yang terdapat di Sangkimah memiliki tinggi bebas cabang 45 m, diameter 225 cm atau keliling batang 706 cm dan volumenya 150 m3. Pohon ini tercatat sebagai pohon tertinggi dan terbesar di Indonesia.

Disamping memiliki potensi keanekaragaman tumbuhan, taman nasional ini juga memiliki potensi keanekaragaman satwa yang tinggi, yaitu dari kelompok primata seperti orangutan (Pongo satyrus), owa kalimantan (Hylobates muelleri), bekantan (Nasalis larvatus), kera Continue reading Taman Nasional Kutai

Taman Nasional Kayan Mentarang

peta-kayan-mentarangTaman Nasional Kayan Mentarang dengan luasnya 1.360.500 hektar, merupakan suatu kesatuan kawasan hutan primer dan hutan sekunder tua yang terbesar dan masih tersisa di Kalimantan dan seluruh Asia Tenggara.

Taman nasional ini memiliki keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa bernilai tinggi baik jenis langka maupun dilindungi, keanekaragaman tipe ekosistem dari hutan hujan dataran rendah sampai hutan berlumut di pegunungan tinggi. Keanekaragaman hayati yang terkandung di Taman Nasional Kayan Mentarang memang sangat mengagumkan.

Beberapa tumbuhan yang ada antara lain pulai (Alstonia scholaris), jelutung (Dyera costulata), ramin (Gonystylus bancanus), Agathis (Agathis borneensis), kayu ulin (Eusideroxylon zwageri), rengas (Gluta wallichii), gaharu (Aquilaria malacensis), aren (Arenga pinnata), berbagai jenis anggrek, palem, dan kantong semar. Selain itu, ada beberapa jenis tumbuhan yang belum semuanya dapat diidentifikasi karena merupakan jenis tumbuhan baru di Indonesia.

Terdapat sekitar 100 jenis mamalia (15 jenis diantaranya endemik), 8 jenis primata dan lebih dari 310 jenis burung dengan 28 jenis diantaranya endemik Kalimantan serta telah didaftarkan oleh ICBP (International Committee for Bird Protection) sebagai jenis terancam punah. Continue reading Taman Nasional Kayan Mentarang

Tersihir Kunang-Kunang Tawao

tawaoMenatap “kunang-kunang” malam tepat di garis terdepan Pulau Sebatik, tepatnya di Pos TNI AL Sungai Pancang, mampu membuat seseorang tersihir dan berfantasi tentang adanya Neverland –dunia imajinasi asal tokoh kartun Peter Pan– di seberang lautan.

Semakin lama seseorang menatap ratusan “kunang-kunang” yang menerangi “negeri penuh harapan dan impian” itu, semakin kuat pula “sihir” merayu untuk datang menghampirinya. Continue reading Tersihir Kunang-Kunang Tawao

Biduk-biduk Tidak Kalah dengan Derawan

Pemerintah Daerah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), melalui sektor pariwisatanya berupaya agar Pulau Derawan bisa menjadi tujuan wisata unggulan, terutama bagi para turis mancanegara. Kaltim yang kaya akan berbagai sumber daya alam, di samping berbagai prasarana lainnya, kini sektor wisata akan menjadi prioritas pertama pembangunan tahun mendatang.

Selama dua dekade musim kunjungan wisata ke Derawan, target telah tercapai walau terbatas hanya para wisatawan lokal dan tingkat ASEAN yang telah berkunjung ke sana. Continue reading Biduk-biduk Tidak Kalah dengan Derawan