Ciwidey, Surganya Wisata Alam di Bandung Selatan

ciwideyBerwisata ke Bandung memang tak ada matinya. Ada saja tempat yang bisa dieksplorasi di sana. Kalau bosan berwisata di kota, cobalah bertolak ke Ciwidey di Bandung Selatan. Destinasi wisata alam tersedia lengkap di sana.

Ciwidey di Bandung Selatan adalah tempatnya wisata alam. Sekitar 1,5 jam perjalanan dari Kota Bandung, saya tiba di Danau Situ Patenggang. Panorama kebun teh menghampar di sepanjang jalan.

Konon, Situ Patenggang mengisahkan cerita cinta Ki Santang dan Dewi Rengganis. Percaya atau tidak, di tengah danau terdapat Batu Cinta dan Pulau Asmara. Konon kalau Anda berkunjung bersama pasangan, dia akan jadi jodoh Anda!

Puas berperahu di danau dan menikmati alam segar, saya menyambangi Bumi Perkemahan Ranca Upas. Di sini, traveler bisa bermain dengan rusa jinak di penangkaran. Kalau berminat Anda juga bisa menyewa tenda atau memanfaatkan area outbound yang tersedia. Banyak pula vila dan hotel yang tersedia di kawasan tersebut.

Hari kedua, saya berkunjung ke Kawah Putih untuk menghapus rasa penasaran. Sebelumnya tempat ini hanya saya lihat di foto-foto pre-wedding. Di sini, saya disambut pemandangan eksotis dengan hamparan pasir. Air kawah yang hijau sangat cantik.

Kawah ini konon dianggap angker karena burung yang melaluinya akan mati. Tapi sekarang, Kawah Putih banyak didatangi turis karena panoramanya yang cantik. Kawah Putih juga jadi lokasi favorit untuk foto pre-wedding.

Sebagai penutup perjalanan, bertolaklah ke Perkebunan Teh Rancabali milik PTP Nusantara VIII. Wisatawan umum bisa berkunjung ke sini, bisa lewat reservasi sebelumnya ataupun datang langsung saat akhir pekan.

Di perkebunan teh ini, akan ada pemandu yang menjelaskan cara pembuatan teh dan tata cara menyeduh teh yang benar. Usai jalan-jalan, turis bisa langsung membeli produk teh asli lokal sebagai oleh-oleh.

Sumber: detikcom

One thought on “Ciwidey, Surganya Wisata Alam di Bandung Selatan”

  1. Kalo ga salah Bun, di legendanya Ki Santang dan Dewi Rengganis itu harus bepsirah di Batu Cinta, makanya jd lebih terkenal dg sebutan situ Patenggang, karena dlm bhs sunda patenggang itu artinya (kurleb) berjauhan.Etapi karena itu cuma dongeng belom tentu benar jg ya Bun hihihihiOrin recently posted..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.