Home » DI Yogyakarta

‘Lava Tour Merapi’ mulai Diminati

3 December 2008 DI Yogyakarta 2,878 views No CommentPrint This Post PRINTEmail This Post EMAIL

YOGYAKARTA — Setelah mengalami kerusakan parah akibat erupsi Gunung Merapi 2006, objek wisata alam Kaliadem dan Kalikuning di lereng Gunung Merapi mulai diminati wisatawan terutama sejak dipromosikan sebagai objek wisata “Lava Tour Merapi”.

“Selepas bencana erupsi Gunung Merapi yang terjadi 2006 lalu, objek wisata alam Kaliadem dan Kalikuning semakin diminati wisatawan khususnya yang ingin melihat sisa lahar yang menerjang kawasan tersebut,” kata Ketua Paguyuban Pondok Wisata Kaliadem-Kalikuning, Bejo Mulyo, Jumat.

Menurut dia, masyarakat di wilayah Kaliadem dan Kalikuning kembali bergairah menekuni sektor pariwisata, apalagi setelah kawasan ini pulih kembali setelah mengalami kerusakan parah. “Sejak dicanangkan sebagai objek wisata ‘Lava Tour Merapi’ atau wisata erupsi Gunung Merapi, semakin banyak wisatawan yang datang untuk melihat secara langsung kondisi setelah erupsi yang ternyata tidak kalah menariknya dibandingkan kondisi semula,” katanya.

Ia mengatakan, wisatawan yang datang ke wilayah Kaliadem tidak hanya sekedar melihat pemandangan alam yang menakjubkan, tetapi banyak dari mereka yang melakukan kegiatan berkemah dan penelitian. “Karena semakin banyak wisatawan nusantara dan mancanegara yang berkunjung ke objek wisata Kaliadem dan Kalikuning, kami juga terus berbenah bersama para pengelola pondok wisata untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.

Bejo mengatakan untuk semakin memperkenalkan kawasan wisata ini diharapkan pemerintah daerah meningkatkan promosi sehingga tidak tertinggal dari daerah wisata lainnya.

“Meskipun wisatawan saat ini mulai ramai, namun kami tetap mengharap pemerintah daerah gencar melakukan promosi karena semakin banyak wisatawan yang datang akan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemasaran Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengharapkan masyarakat Kaliadem-Kalikuning dan sekitarnya tetap mempertahankan keaslian wilayahnya. “Objek wisata yang ada di Kaliadem dan Kalikuning ini memiliki kekhasan dan keunikan tersendiri dibandingkan dengan objek wisata lainnya, sehingga harus dipertahankan sebagai daya tarik kunjungan wisatawan,” katanya.

Ia mengatakan, komunitas pariwisata Kaliadem dan Kalikuning diharapkan turut mengamati segmentasi dan karakteristik konsumen atau wisatawan. “Berdasarkan pengamatan tersebut akan dievaluasi arah pengembangan dan perencanaan pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan,” katanya. ant/is

Be Sociable, Share!


Artikel Terkait:

  • ‘Lava Tour Merapi’ mulai Diminati
    [ Friday, 13 Feb 2009 - 20 : 51 | 0 comments | 5716 views ]
    lava-merapi YOGYAKARTA — Setelah mengalami kerusakan parah akibat erupsi Gunung Merapi 2006, objek wisata alam Kaliadem dan Kalikuning di lereng Gunung Merapi mulai diminati wisatawan terutama sejak dipromosikan sebagai objek wisata “Lava Tour Merapi”. “Selepas bencana erupsi Gunung Merapi yang terjadi 2006...
  • Nikmati Kereta Kelinci di Kaliurang
    [ Friday, 27 Jan 2012 - 9 : 50 | 0 comments | 2209 views ]
    OBJEK wisata Kaliurang di kawasan selatan kaki Gunung Merapi, sampai saat ini masih diminati keluarga. “Objek wisata yang berjarak 30 kilometer ke arah utara dari pusat Kota Yogyakarta itu, setiap hari libur panjang akhir pekan selalu ramai dikunjungi wisatawan domestik,”...
  • Bukit Turgo, Lokasi Wisata Baru di Sekitar Yogya
    [ Thursday, 16 Apr 2009 - 19 : 54 | 0 comments | 8124 views ]
    bukit-turgo Bukit Turgo, yang terletak di kawasan sisi barat lereng Merapi, bakal diperkenalkan sebagai potensi wisata di wilayah DI Yogyakarta (DIY). Upaya pengenalan objek wisata itu kepada publik telah dilakukan melalui event “Jelajah Wisata Alam Turgo, Merapi 2008”, Minggu, 3 Agustus. Kepala...
  • Yogya Telah Kembali
    [ Saturday, 29 Jan 2011 - 16 : 23 | 0 comments | 2301 views ]
    Semburan abu akibat letusan Gunung Merapi sempat membuat aktivitas pariwisata kota ini terhenti sejenak. Kini, Kota Gudeg telah kembali siap menyambut wisatawan. Gelaran seminar berskala internasional dengan tajuk Wisdom 2010 “Local wisdom Inspiring Global Solution” membawa saya dan beberapa teman kembali...
  • Puncak Merapi
    [ Thursday, 28 Oct 2010 - 19 : 11 | 0 comments | 5025 views ]
    Asap Gunung Merapi saat Erupsi 26 Oktober 2010 dari Desa Cangkringan (REUTERS/Dwi Oblo) Gunung Merapi, merupakan satu – satunya gunung berapi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya lebih kurang 30 kilometer, disebelah Utara kota Yogyakarta dan puncaknya berupa dataran pasir yang tidak...


Error. Page cannot be displayed. Please contact your service provider for more details. (18)



Have your say!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>