Home » Bali

Tanah Lot, Salah Satu Ikon Libur Lebaran

10 December 2008 Bali 3,613 views 2 CommentsPrint This Post PRINTEmail This Post EMAIL

Pura kuno Tanah Lot di Kabupaten Tabanan, Bali lokasinya “bertengger” di atas batu karang Pantai Beraban menghadap Samudera Indonesia, sekitar 18 km barat daya Kota Denpasar, merupakan salah satu ikon wisata Pulau Dewata.

Tempat suci umat Hindu, sekaligus obyek wisata andalan itu, menyimpan misteri dan keunikan yang membuat pelancong “wajib” mengunjunginya, termasuk wisatawan nusantara saat menikmati liburan Idul Fitri 1 Syawal 1429 H.

Pengalaman menarik dan bisa jadi tidak terlupakan bagi turis dan mereka yang datang dari berbagai kota besar di Jawa dan Sumatera yang mendatangi kawasan Tanah Lot menjelang petang hari, nongkrong di kafe-kafe yang berada di atas batu karang di tepi pantai.

Sambil menikmati aneka makan dan minuman ringan, sementara suguhan alam di depannya seperti pemandangan matahari menjelang beristirahat di perabuannya diselingi deburan ombak laut Selatan, sangat fantastis.

Daya tarik yang dimiliki pura kuno peninggalan abad XVI dalam menyedot kunjungan wisatawan domestik dan manca negara itu, telah menjadikan Tanah Lot sebagai “magnet” yang mampu menempati urutan kedua. Yaitu setelah perkampungan seniman Ubud, sebagai obyek wisata terbanyak dikunjungi turis yang datang ke Bali, menyisihkan Kuta dan Sanur.

“Penataan kawasan obyek wisata tersebut kini lebih mengedepankan nuansa religius yang dipadukan dengan panorama dan keindahan alam,” tutur Manager Operasional Badan Otorita Tanah Lot, I Made Sujana S.Par.

Pengelolaan di bawah “kekuasaan” desa adat Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan itu, tetap mempertahankan sebagai kawasan suci dan elemen-elemen alam yang terkandung di dalamnya.

Kegiatan ritual, adat dan budaya tetap berjalan sebagaimana mestinya dan kondisi itu menambah daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke obyek wisata tersebut.

Dalam setahun rata-rata setiap harinya menerima kunjungan wisatawan tercatat 3.500 orang, tidak pernah mengenal istilah ramai atau sepi, karena puluhan bus dan jenis kendaraan lainnya memadati areal parkir.

Berbagai promosi pariwisata Bali pasca tragedi terus digiatkan setelah tragedi bom Bali 12 Oktober 2002 dan 1 Oktober 2005. Bahkan tiga kegiatan akbar kini sedang berlangsung di Tanah Lot masing-masing lomba lari 10 kilometer, parade kesenian okokan, tektekan melibatkan 1.500 seniman dan lomba layang-layang.

Ketiga kegiatan itu diharapkan mampu memberikan citra positif pariwisata Bali bagi masyarakat internasional dan nasional khususnya Idul Fitri.

Masyarakat internasional diharapkan kembali menjadikan Bali sebagai tempat berlibur yang aman dan nyaman, didukung kondisi yang kondusif, di samping masyarakat Nusantara yang berliburan di Bali akan menyempatkan waktunya ke Tanah Lot.

Dukung VIY

Wisatawan juga mengenal obyek wisata Tanah Lot sebagai sunset Terrace telah mampu menyedot kunjungan wisatawan, baik dalam dan luar negeri, termasuk dalam menikmati cuti bersama pada Hari Raya Idul Fitri 1429 H.

Tiga kegiatan yang digelar dalam waktu yang hampir bersamaan sekaligus mendukung tahun kunjungan wisata (Visit Indonesia year-VIY), dan persiapan dalam menyambut Idul Fitri.

Tiga negara masing-masing Malaysia, Singapura dan Jerman ikut berperan serta dalam lomba “Tanah Lot Kite Festival 2008” dengan menampilkan layangan kreasi. Kegiatan selama tiga hari, 12-14 September 2008 melibatkan 158 sekaa (perkumpulan) di Bali menampilkan 379 layangan.

Atraksi tersebut dimeriahkan dengan Kesenian Okokan dan Tektekkan kolosal melibatkan 1.500 seniman. Penampilan kesenian khas daerah “gudang beras” di Bali itu cukup memukau penonton dan ratusan wisatawan manca negara yang sedang mengunjungi obyek wisata tersebut.

Demikian pula lari 10 K yang melibatkan 8.685 peserta, termasuk di antaranya pelari nasional Jauhari Johan dan Trianingsih yang sama-sama keluar sebagai juara pertama untuk lari 10 K putra dan putri.

Diharapkan berbagai kegiatan tersebut mampu mendukung dan menyukseskan pelaksanaan VIY. Pengelola obyek wisata Tanah Lot sendiri dalam menyukseskan tahun kunjungan wisata bertekad memberikan pelayanan yang terbaik, tanpa ada kenaikan tarif.

Setiap pengunjung domestik berusia dewasa dikenakan tiket Rp7.500, anak-anak Rp5.000, dan wisatawan manca negara Rp10.000/orang.

Obyek wisata Tanah Lot menerima kunjungan pelancong 1,2 juta orang selama 2007 menyumbangkan pendapatan asli daerah kabupaten Tabanan sebesar Rp 10,9 miliar. Kunjungan wisatawan dan PAD tersebut diharapkan meningkat dalam tahun 2008.

Atas keunikan dan daya tarik obyek wisata Tanah Lot, hampir sebagian besar tamu-tamu negara yang singgah ke Bali mempunyai keinginan keras melihat dari dekat obyek wisata tersebut.

Tamu negara tersebut antara lain Perdana Menteri Republik Rakyat China, Zhu Rongji beserta 140 anggota rombongan, dan Wakil Presiden India, Krishan Kant. (*/cax)

Be Sociable, Share!


Artikel Terkait:

  • Lomba Perahu Bidar
    [ Saturday, 13 Dec 2008 - 6 : 37 | 0 comments | 4809 views ]
    Lomba bidar merupakan tradisi yang sudah mendarah daging bagi masyarakat Palembang khususnya dan Sumatera Selatan pada umumnya karena aliran sungai Batang Hari 9 yang mengaliri setiap daerah di sumatera Selatan maka tidak heran kalu masyarkat sangat familiar dengan olah raga...
  • Pantai Bajul Mati
    [ Thursday, 18 Dec 2008 - 21 : 23 | 0 comments | 5063 views ]
    Pantai Bajul Mati Pantai Bajulmati terletak di Kecamatan Gedangan, tepatnya ...
  • Makam Soeharto Jadi Obyek Wisata Internasional
    [ Wednesday, 3 Dec 2008 - 9 : 28 | 0 comments | 2682 views ]
    DENPASAR–Astana Giri Bangun, tempat pemakaman Soeharto bersama Ibu Tien atau Siti Hartinah di Karang Bangun, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, terus menerus dibanjiri penziarah hiangga akan diarahkan untuk menjadi obyek wisata internasional. “Kami terus mendorong pengembangan pemakaman keluarga Cendana yang...
  • Wisman Candi Borobudur Melampaui Target
    [ Wednesday, 3 Dec 2008 - 8 : 53 | 0 comments | 2329 views ]
    BOROBUDUR — Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang bertandang ke Candi Borobudur, di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, melampaui target tahun 2008.”Kalau jumlahnya melampaui target tahun ini, sepanjang tahun ini situasi yang kondusif mendorong penguatan kunjungan wisatawan terutama dari mancanegara,” kata...
  • Pantai Parangtritis, Antara Keindahan Pantai dan Mitos Ratu Kidul
    [ Friday, 27 Mar 2009 - 13 : 05 | 0 comments | 13372 views ]
    Keindahan Pantai Parangtritis Keindahan Pantai Parangtritis Di pesisir selatan Yogyakarta, terdapat sekitar 13 obyek pantai yang memiliki pesona wisata, ternyata Pantai Parangtritis yang selalu menempati peringkat teratas dalam angka kunjungan wisata, dibanding pantai-pantai lainnya. Pantai yang Berlokasi sekitar 27 Km dari kota Yogyakarta ini,...


Error. Page cannot be displayed. Please contact your service provider for more details. (30)



2 Comments »

  1. Terima kasih telah mempublikasikan Tanah Lot Bali

    Update info : http://www.tanahlot.net

  2. Terima kasih juga atas informasi tambahannya

Have your say!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>